TVRINews, Ende
Kepolisian Resor Ende, Polda NTT, bertindak cepat merespons dampak gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Flores. Sebagai bentuk kepedulian dan wujud nyata kehadiran Polri untuk masyarakat, Kapolres Ende AKBP Yudhi Franata turun langsung mendampingi jajaran Polsek Wewaria untuk mengubah area Mapolsek Wewaria menjadi posko pelayanan kesehatan dan puskesmas darurat.
Langkah antisipatif ini diambil guna memastikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat desa terdampak, seperti Desa Wolomasa, tetap berjalan optimal tanpa hambatan di tengah keterbatasan fasilitas kesehatan pascagempa.
Di area Mapolsek Wewaria, jajaran kepolisian bersama petugas medis dan pihak terkait mendirikan tenda mandiri yang difungsikan sebagai fasilitas darurat. Tenda tersebut digunakan untuk menampung warga yang membutuhkan bantuan medis ringan hingga perawatan sementara.
Kapolres Ende, dalam keterangannya saat diwawancarai, mengatakan bahwa Mapolsek Wewaria kini difungsikan sebagai lokasi pelayanan kesehatan darurat bagi masyarakat.
"Hari ini kita berada di Mapolsek Wewaria. Di belakang saya terdapat tenda mandiri yang disiapkan sebagai tempat pelayanan kesehatan bagi warga," ujar Yudhi, Rabu, 19 Agustus 2026.
Meski kompleks Mapolsek mengalami beberapa kerusakan ringan, seperti pagar yang roboh akibat guncangan gempa, para personel kepolisian tetap bersiaga penuh menjaga keamanan dan ketertiban serta mengawal pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Kapolres Ende juga mengimbau seluruh masyarakat Kabupaten Ende, khususnya di Kecamatan Wewaria, untuk tidak panik dan menyaring setiap informasi yang beredar pascagempa.
"Kami berharap masyarakat tidak panik, selalu berpikir positif bahwa badai pasti berlalu. Kita hadapi bencana gempa ini secara bersama-sama dan pasti akan lewat," tutup AKBP Yudhi Franata.
Dengan disiapkannya posko darurat dan kesiapan personel TNI-Polri bersama pemerintah daerah serta instansi kesehatan, masyarakat diimbau untuk segera mendatangi posko atau tenda darurat terdekat apabila memerlukan penanganan medis atau perlindungan sementara.










