TVRINews, Manggarai
Pemerintah Kabupaten Manggarai akan menggelar Car Free Day (CFD) perdana di kawasan Natas Labar–Motang Rua, Ruteng, pada Sabtu, 1 Agustus 2026 besok di mana Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 07.30 hingga 11.00 WITA ini terbuka untuk seluruh masyarakat.
Pelaksanaan hari bebas kendaraan bermotor tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah mendorong pola hidup sehat, mengurangi emisi kendaraan, serta menghadirkan ruang publik yang lebih aman, nyaman, dan ramah lingkungan.
Selama kegiatan berlangsung, ruas jalan di kawasan Natas Labar–Motang Rua akan ditutup sementara bagi kendaraan bermotor. Area tersebut akan dimanfaatkan untuk berbagai aktivitas masyarakat, mulai dari jalan santai, jogging, bersepeda, senam bersama, rekreasi keluarga, hingga kegiatan komunitas.
Tak hanya itu, Car Free Day juga menjadi ruang bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk mempromosikan sekaligus menjual produk unggulan mereka kepada masyarakat.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Manggarai, Sahadoen Silvester Zaldy, mengatakan Car Free Day bukan sekadar menutup jalan dari kendaraan bermotor, melainkan menghadirkan ruang bersama yang mendorong masyarakat hidup lebih sehat sekaligus memperkuat interaksi sosial.
“Car Free Day bukan sekadar menutup jalan dari kendaraan bermotor, tetapi menghadirkan ruang bersama bagi masyarakat untuk berolahraga, berinteraksi, menikmati lingkungan yang lebih bersih, sekaligus menggerakkan perekonomian lokal melalui partisipasi pelaku UMKM. Kami mengajak seluruh masyarakat Manggarai untuk datang bersama keluarga, sahabat, maupun komunitas dan bersama-sama menyukseskan kegiatan perdana ini,” ujarnya.
Menurut Zaldy, keberhasilan pelaksanaan Car Free Day sangat bergantung pada partisipasi masyarakat. Apabila kegiatan perdana berjalan lancar, pemerintah berkomitmen menjadikannya sebagai agenda rutin.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Tenaga Kerja Kabupaten Manggarai, Frederikus I. Jenarut, menilai Car Free Day menjadi peluang bagi UMKM untuk memperluas pasar sekaligus memperkenalkan produk lokal kepada masyarakat.
“Semakin banyak masyarakat yang hadir dalam Car Free Day, semakin besar pula peluang bagi UMKM untuk meningkatkan omzet sekaligus memperkenalkan produk lokal kepada masyarakat. Kami berharap kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi yang saling menguntungkan antara masyarakat, pelaku usaha, dan pemerintah,” katanya.
Pemerintah Kabupaten Manggarai juga mengimbau masyarakat menyesuaikan rute perjalanan selama Car Free Day berlangsung serta mematuhi pengaturan lalu lintas dan arahan petugas di lapangan.
Bagi pelaku UMKM yang membawa kendaraan bermotor, kendaraan wajib diparkir di lokasi yang telah ditentukan sebelum pukul 07.00 WITA dan baru diperbolehkan keluar dari kawasan setelah pukul 11.30 WITA demi menjaga keamanan dan kelancaran kegiatan.
Melalui Car Free Day perdana ini, Pemerintah Kabupaten Manggarai berharap masyarakat semakin terbiasa menerapkan gaya hidup sehat, menikmati ruang publik bersama, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi lokal melalui pemberdayaan UMKM.









