TVRINews, Nusa Tenggara Timur
Ketua Umum Pengurus Besar Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (PB PERKEMI), Laksamana Madya TNI (Purn) Prof. Dr. Agus Setiadji, optimistis prestasi Kempo Nusa Tenggara Timur (NTT) akan semakin meningkat di bawah kepemimpinan Julie Sutrisno Laiskodat.
Optimisme tersebut disampaikan Agus saat melantik Pengurus PERKEMI Provinsi NTT masa bakti 2026-2030 di GOR Flobamora, Kupang, Minggu, 1 November 2026.
Agus menilai, NTT selama ini menjadi salah satu daerah penyumbang prestasi penting bagi Indonesia dalam kejuaraan Kempo tingkat internasional. Ia mencontohkan, ketika Indonesia meraih posisi runner-up pada Kejuaraan Dunia Kempo di Jepang tahun 2023, dua dari tiga medali emas yang diperoleh Indonesia disumbangkan oleh atlet atau kenshi asal NTT.

"Inilah yang menjadi keyakinan saya. Saya sangat yakin, di tangan Ibu Julie Sutrisno Laiskodat, prestasi Kempo NTT akan melayang dan terbang lebih tinggi," ujar Agus.
Menurutnya, Shorinji Kempo saat ini terus berkembang dalam ekosistem olahraga internasional. Hal tersebut membuka peluang lebih besar bagi atlet Indonesia, termasuk kenshi asal NTT, untuk tampil pada berbagai ajang olahraga internasional.
Agus juga mengingatkan bahwa kepengurusan PERKEMI NTT menghadapi pekerjaan besar. Selain mempertahankan prestasi yang telah diraih, pengurus baru harus mempersiapkan atlet secara serius menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII tahun 2028.
Menanggapi tantangan tersebut, Ketua Umum PERKEMI NTT, Julie Sutrisno Laiskodat, menegaskan komitmennya untuk memperkuat pembinaan atlet dan meningkatkan prestasi Kempo NTT.
Salah satu target besarnya adalah mengirimkan atlet-atlet terbaik NTT untuk memperkuat tim Indonesia pada Kejuaraan Dunia Kempo di Nagoya, Jepang, tahun 2027. Julie bahkan memasang target peningkatan perolehan medali emas dibandingkan capaian sebelumnya.
"Kalau yang lalu kita dapat tiga medali emas, kali ini kalau tiga lagi, itu artinya saya tidak berprestasi. Saya targetkan kita dapat enam medali emas di Jepang. Untuk itu, saya minta izin kepada PB PERKEMI agar mengizinkan anak-anak NTT menjadi bagian dari tim Indonesia. Paling tidak ada belasan atlet yang bisa kita bawa," tegas Julie.
Dukungan terhadap kepemimpinan Julie juga disampaikan Gubernur NTT sekaligus Ketua Umum KONI NTT, Melki Laka Lena.
Melki mengaku optimistis kepemimpinan Julie mampu membawa Kempo NTT mencapai prestasi yang lebih tinggi. Menurutnya, selama ini Kempo menjadi salah satu cabang olahraga andalan NTT dalam menyumbangkan medali pada PON.
"Saya kenal baik Kaka Julie. Menjadi Ketua PERKEMI NTT, ini adalah pilihan yang tepat. Selama ini KONI NTT mengandalkan Kempo sebagai pendulang medali di PON. Dengan Kaka Julie menjadi ketua, paling tidak pekerjaan saya sebagai Ketua Umum KONI NTT akan semakin ringan," ungkap Melki.
Melki juga menyatakan kesiapan Pemerintah Provinsi NTT mendukung rencana PERKEMI menggelar kejuaraan nasional maupun internasional di NTT.
Menurutnya, semakin banyak kompetisi yang diselenggarakan, semakin terbuka pula kesempatan bagi atlet-atlet daerah untuk meningkatkan kemampuan dan pengalaman bertanding, terutama dalam menghadapi PON XXII tahun 2028.
Usai pelantikan, acara dilanjutkan dengan atraksi kemampuan kenshi Kota Kupang yang baru saja meraih gelar juara umum Kejuaraan Nasional Kempo Bupati Badung Cup 2026.
Pada kesempatan tersebut, Julie Sutrisno Laiskodat juga menyerahkan bonus kepada 31 kenshi Kota Kupang yang berhasil meraih medali dalam kejuaraan tersebut. Total bonus yang disalurkan mencapai Rp200 juta sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan dan prestasi para atlet.
Dengan kepengurusan baru, target enam medali emas di Jepang 2027, serta persiapan menghadapi PON XXII 2028, PERKEMI NTT diharapkan mampu memperkuat posisinya sebagai salah satu kekuatan utama Kempo Indonesia.









