TVRINews, Ende
Pasca gempa yang mengguncang wilayah Kabupaten Ende, sejumlah puskesmas mulai melakukan pelayanan kesehatan di luar gedung. Langkah tersebut dilakukan karena beberapa bangunan puskesmas mengalami kerusakan berat, sementara sebagian tenaga kesehatan maupun masyarakat masih mengalami trauma untuk kembali beraktivitas di dalam gedung.
Salah satu fasilitas kesehatan yang menerapkan pelayanan di luar ruangan adalah Puskesmas Mukusaki. Kepala Puskesmas Mukusaki, Riyanti, mengatakan pelayanan kesehatan di luar gedung telah dilakukan sejak 15 Agustus 2026.
Menurut Riyanti, pelayanan tetap dilakukan untuk memastikan masyarakat mendapatkan akses kesehatan meskipun kondisi bangunan puskesmas belum memungkinkan digunakan secara optimal.
“Pelayanan tetap kami lakukan di luar ruangan karena kondisi gedung dan juga untuk memberikan rasa aman kepada pasien serta tenaga kesehatan,” ujar Riyanti kutip Rabu, 19 Agustus 2026.
Namun, dalam pelaksanaannya, pihak puskesmas masih menghadapi sejumlah kendala. Salah satunya adalah keterbatasan tenda yang dibutuhkan sebagai tempat pelayanan pasien.
Selain tenda, kebutuhan obat-obatan dan peralatan medis juga menjadi perhatian. Ketersediaan perlengkapan tersebut sangat dibutuhkan agar pelayanan kesehatan kepada masyarakat terdampak gempa dapat berjalan secara maksimal.
Pihak puskesmas berharap adanya dukungan dari pemerintah maupun pihak terkait untuk memenuhi kebutuhan tenda, obat-obatan, serta peralatan medis sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat terus berjalan di tengah kondisi pascagempa.
Pelayanan di luar gedung ini, menjadi salah satu upaya tenaga kesehatan untuk tetap memberikan layanan kepada masyarakat sekaligus memastikan keselamatan pasien dan petugas selama proses pemulihan pascabencana.










