TVRINews, Lembata
Pemerintah pusat menggelontorkan bantuan stimulan perumahan layak huni secara bertahap untuk masyarakat Kabupaten Lembata. Ditargetkan 500 rumah akan dibangun dengan rata-rata nominal Rp20 juta per unit. Untuk tahap pertama sementara dibangun rumah layak huni di Kecamatan Nagawutung sejumlah 200 unit.
Bupati Lembata Petrus Kanisius Tuaq mengatakan, hingga 28 Oktober, sebanyak 20 unit telah selesai 100 persen dan siap untuk ditempati, sementara sisanya masih dalam proses pengerjaan.
"Terhitung 28 Oktober kemarin, sebanyak 20 unit telah selesai 100 persen dan siap untuk ditempati, sementara sisanya masih dalam proses pengerjaan. Sedangkan sisa 300 unit, bantuan tahap kedua sementara dibangun. Tersebar di delapan kecamatan lain," jelas Petrus kepada tvrinews.com dikutip Sabtu, 31 Oktober 2026.
Petrus berharap bantuan pusat ini berjalan tepat sasaran, sehingga semakin banyak keluarga di Lembata, bisa menikmati hunian yang layak, mengingat kebutuhan rumah layak huni untuk masyarakat Kabupaten Lembata masih sangat tinggi. Tercatat sekitar 4.650 rumah tidak layak huni dan 1.500 keluarga belum memiliki rumah sendiri.
Diketahui bantuan ini disampaikan saat Bupati bersama DPRD Kabupaten Lembata mengikuti audiensi pendalaman Ranperda Rencana Pembangunan dan Pengembangan Perumahan dan Kawasan Permukiman (RP3KP) bersama Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman di Jakarta, Rabu, 28 Oktober 2026 lalu.









