TVRINews, Oepoli
Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Nusa Tenggara Timur (NTT) mulai melakukan penanganan terhadap Jembatan Mamlasi di ruas jalan Oelelo–Oenaek, Kabupaten Kupang. Jembatan yang menjadi akses penghubung sejumlah kecamatan di Kabupaten Kupang dan Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), sekaligus jalur menuju kawasan perbatasan RI–Republik Demokratik Timor-Leste (RDTL), mengalami ancaman kerusakan akibat dampak banjir pada musim hujan beberapa bulan lalu.
Penanganan dilakukan setelah hasil pemeriksaan menunjukkan adanya pergeseran pada struktur jembatan yang dipicu gerusan tanah di bagian kolom atau bangunan bawah jembatan.
Kepala BPJN NTT melalui Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah II, Fahrudin, menjelaskan Jembatan Mamlasi merupakan jembatan eks jalan provinsi yang beralih status menjadi jalan nasional. Hingga kini jembatan tersebut belum pernah diganti karena sebelumnya masih dalam kondisi layak.
“Jembatan Mamlasi di ruas Oelelo–Oenaek merupakan jembatan eks provinsi. Saat status jalannya meningkat menjadi jalan nasional, kondisi jembatan masih baik. Namun saat ini kami melakukan rehabilitasi karena terjadi pergerakan tanah di sisi jembatan,” ujar Fahrudin saat dihubungi, Jumat, 24 Juli 2026.

Menurutnya, penanganan difokuskan pada penguatan bangunan bawah jembatan guna mencegah terjadinya pergeseran yang lebih besar saat memasuki musim hujan.
“Untuk saat ini kami melakukan perkuatan bangunan bawah agar jembatan tidak mengalami pergeseran. Sebab terdapat dorongan atau pergerakan tanah di bagian bawah yang sewaktu-waktu dapat berdampak serius terhadap struktur jembatan,” katanya.
Fahrudin menambahkan, pekerjaan penguatan saat ini masih berlangsung dan ditargetkan selesai dalam waktu dekat sehingga jembatan dapat kembali berfungsi secara optimal dan aman dilintasi masyarakat.
BPJN NTT juga mengimbau masyarakat, khususnya pengguna jalan di wilayah Oepoli dan Netemnanu, agar bersabar selama proses pekerjaan berlangsung serta mendukung pelaksanaan proyek agar dapat diselesaikan sesuai target waktu.
Jika diperlukan, naskah ini juga bisa disesuaikan dengan format berita web TVRINews yang lebih ringkas atau versi untuk naskah siaran televisi.









