TVRINews, Flores Timur
Polda Nusa Tenggara Timur berencana membangun satu batalyon Brigade Mobil (Brimob) di Kabupaten Flores Timur. Rencana tersebut disiapkan untuk memperkuat pengamanan sekaligus mempercepat respons aparat terhadap gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah kepulauan.
Pemerintah Kabupaten Flores Timur menyatakan siap mendukung rencana tersebut. Wakil Bupati Flores Timur, Ignasius Boli Uran, mengatakan keberadaan tambahan pasukan dinilai penting mengingat karakter geografis Flores Timur yang terdiri atas sejumlah wilayah kepulauan.
Kepada TVRINews, Kamis (24/9/2026), Ignasius mengatakan kehadiran batalyon Brimob di wilayah Flores Timur diharapkan dapat memperpendek waktu respons aparat ketika terjadi gangguan keamanan.
“Penambahan batalyon diharapkan menjadi solusi strategis untuk memperpendek waktu respons serta memperkuat kehadiran aparat dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Flores Timur, mengingat eskalasi konflik di Pulau Adonara cukup intens,” ujar Ignasius.
Rencana pembangunan batalyon tersebut dibahas dalam audiensi antara jajaran kepolisian dan Pemerintah Kabupaten Flores Timur. Dalam pertemuan itu, kepolisian berharap pemerintah daerah dapat membantu menyiapkan kebutuhan awal untuk mendukung keberadaan personel Brimob.
Wakil Komandan Batalyon B Pelopor, AKP Antonio Cotreal, mengatakan dukungan pemerintah daerah dapat berupa penyediaan lahan maupun bangunan yang nantinya digunakan sebagai markas sementara.
Langkah tersebut diperlukan sambil menunggu proses pembangunan markas permanen yang direncanakan menjadi tempat operasional batalyon Brimob di Flores Timur.
Berdasarkan rencana awal, lokasi pembangunan markas berada di wilayah Samsoge, Desa Nayubaya, Kecamatan Wotan Ulumado, Pulau Adonara.
Audiensi tersebut berlangsung di ruang kerja Wakil Bupati Flores Timur dan dihadiri sejumlah pejabat pemerintah daerah serta jajaran kepolisian.
Di antaranya Sekretaris Daerah Flores Timur Petrus Pedo Maran, Kapolres Flores Timur AKBP Gede Putra Yase, Wakapolres Flores Timur Kompol Ketut Mastina, serta Danki 4 Batalyon B Pelopor AKP Charles Bere.
Pemerintah daerah dan kepolisian selanjutnya akan berkoordinasi terkait kebutuhan fasilitas serta tahapan persiapan pembangunan batalyon tersebut. Kehadiran satuan Brimob di Pulau Adonara diharapkan dapat memperkuat dukungan pengamanan sekaligus meningkatkan kecepatan penanganan gangguan kamtibmas di wilayah Flores Timur.










