TVRINews, Timor Tengah Utara
Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Timor Tengah Utara, Muhammad Isma’il Zajuli, mengimbau seluruh masyarakat, khususnya warga NU, untuk menjaga persatuan dan tidak mudah terpengaruh informasi yang berpotensi memecah belah.
Imbauan tersebut disampaikan pascapelaksanaan Muktamar NU ke-35 yang berlangsung pada 27-31 Agustus 2026 di Pondok Pesantren Tambak Beras, Jombang, Jawa Timur.
Muhammad Isma’il Zajuli mengatakan, NU merupakan organisasi besar yang memiliki peran penting dalam sejarah berdirinya serta perjalanan bangsa Indonesia. Menurutnya, Muktamar NU ke-35 harus menjadi momentum untuk memperkuat ukhuwah dan menjaga persaudaraan di seluruh tanah air.
Ia mengajak masyarakat agar senantiasa berpikir positif, mempererat hubungan antarsesama, serta bersama-sama menjaga ketenteraman, ketertiban, dan keamanan.
“Perbedaan pendapat, pola pikir, pandangan, maupun pilihan merupakan hal yang wajar dalam berorganisasi maupun kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Untuk itu marilah kita eratkan tali persaudaraan di antara kita semua,” ujarnya.
Ketua PCNU TTU juga mengingatkan warga agar tidak mudah percaya atau terpengaruh oleh berita yang berpotensi menimbulkan perpecahan, termasuk informasi yang bersifat fitnah. Ia menekankan pentingnya sikap saling menghargai di tengah adanya perbedaan.
“Hendaknya kita semua saling menghargai untuk tetap satu menjaga NKRI,” tegas Muhammad Isma’il Zajuli.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila terdapat kekurangan dalam penyampaian imbauan tersebut.
Imbauan Ketua PCNU TTU ini diharapkan dapat memperkuat semangat kebersamaan warga NU dan masyarakat luas di Kabupaten Timor Tengah Utara, sekaligus menjaga keutuhan, kerukunan, dan persatuan di tengah masyarakat.










