TVRINews, Flores Timur
Sebuah minibus berwarna hitam dengan nomor polisi EB 1120 BL tergelincir dan masuk ke jurang di Jalan Tiga, jalur alternatif Sandominggo, Kelurahan Larantuka, Kecamatan Larantuka, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, Selasa, 29 September 2026 malam.
Berdasarkan informasi sementara yang dihimpun TVRINews, kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 19.38 WITA. Minibus yang membawa rombongan tersebut diduga mengalami kecelakaan setelah gagal menanjak saat melintasi jalur alternatif.
Rombongan diketahui bergerak dari arah Kelurahan Weri menuju Kelurahan Waibalun. Namun, akibat adanya pengalihan arus lalu lintas dari jalan utama, kendaraan tersebut kemudian melewati jalur alternatif yang kondisinya gelap serta memiliki medan curam dan menanjak.
Saat melintasi tanjakan pertama, minibus diduga tidak mampu melewati tanjakan hingga akhirnya tergelincir dan masuk ke jurang di bahu jalan.
Dari informasi sementara, terdapat tujuh orang di dalam minibus tersebut. Dua orang dilaporkan meninggal dunia, salah satunya jurnalis asal Kabupaten Sikka, Ruben Riantoby.
Para korban kemudian dievakuasi ke RSUD Larantuka untuk mendapatkan penanganan medis. Sementara itu, petugas kepolisian masih melakukan pendataan korban dan olah tempat kejadian perkara (TKP).
"Saat ini para korban sudah dievakuasi ke RSUD Larantuka, dan mendapatkan perawatan medis. Anggota saya saat ini juga masih mengumpulkan data-data dan melakukan olah TKP,"kata Kapolres Flores Timur, AKBP Gede Putra Yase.
TVRINews telah berupaya mengonfirmasi Kapolres Flores Timur, Kasi Humas Polres Flores Timur, Unit Laka Lantas Polres Flores Timur, serta Direktur RSUD Larantuka terkait kecelakaan tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, belum diperoleh informasi resmi mengenai penyebab pasti kecelakaan maupun jumlah pasti korban meninggal dunia dan korban luka-luka.










