TVRINews, Flores Timur
Pemerintah Kabupaten Lembata, Provinsi Nusa Tenggara Timur, optimistis terus mendorong kemajuan daerah melalui sektor pendidikan. Momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) ke-67 dimanfaatkan untuk memperkuat komitmen membangun sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Mengusung tema “Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua Menuju Lembata Berinovasi, Cerdas Digital, dan Berakar Budaya,” peringatan Hardiknas 2026 di Lembata menjadi simbol sinergi seluruh elemen masyarakat dalam memajukan dunia pendidikan.
Bupati Lembata, Petrus Kanisius Tuaq, dalam keterangan resminya menyampaikan sejumlah capaian positif di sektor pendidikan berdasarkan data semester I tahun 2026. Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang pendidikan tercatat mencapai 71,48 dengan predikat Tuntas Pratama, sekaligus menempatkan Lembata di posisi lima besar dari 22 kabupaten/kota di NTT.

“Sejumlah indikator juga menunjukkan tren peningkatan, di antaranya penurunan angka kekerasan fisik di sekolah serta meningkatnya efektivitas pencegahan narkoba, rokok, dan minuman keras. Selain itu, kemampuan literasi siswa juga mengalami peningkatan signifikan,” ujarnya salam keterangan tertulis yang diterim tvrinews.com pada Senin, 4 Mei 2026
Ia menambahkan, capaian tersebut tidak lepas dari peran besar para tenaga pendidik, khususnya guru perempuan dan guru yang mengabdi di wilayah terpencil. Menurutnya, guru merupakan ujung tombak dalam mencerdaskan generasi sekaligus agen perubahan di tengah masyarakat.
Pada tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Lembata menetapkan tiga fokus utama pembangunan pendidikan, yakni penguatan jenjang PAUD, SD, dan SMP. Program ini mencakup wajib belajar satu tahun prasekolah, peningkatan mutu pembelajaran, serta pelaksanaan evaluasi akademik secara berkala.
Selain itu, peningkatan infrastruktur dan digitalisasi pendidikan juga menjadi prioritas, termasuk rehabilitasi sekolah serta penyediaan perangkat teknologi seperti papan interaktif dan laptop secara bertahap di berbagai satuan pendidikan.
Pemerintah daerah juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung pendidikan, mulai dari pencegahan kekerasan terhadap anak, peningkatan literasi, hingga pemerataan fasilitas pendidikan di wilayah terpencil.
Peringatan Hardiknas di Lembata turut dimeriahkan dengan berbagai perlombaan yang melibatkan pelajar, guru, hingga masyarakat umum. Kegiatan ini menjadi bentuk apresiasi terhadap kreativitas dan semangat kompetisi yang sehat.
Melalui momentum ini, Pemkab Lembata berharap peringatan Hari Pendidikan Nasional tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi mampu menjadi pemicu semangat bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan mencetak generasi yang cerdas, berdaya saing, serta berakar pada nilai budaya lokal.










