TVRINews, Lembata
Pasar modern resmi hadir di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT), dengan pembukaan gerai pertama di kawasan Selandoro, Kota Lewoleba, Jumat, 16 Oktober 2026. Kehadiran ritel modern ini menandai perkembangan investasi dan sektor perdagangan di daerah tersebut.
Pembukaan gerai pertama ini menjadi bagian dari ekspansi usaha ritel modern di Kabupaten Lembata. Diketahui sebanyak lima gerai lainnya yang tersebar di sejumlah lokasi di dalam kota dan wilayah sekitarnya masih dalam tahap penyelesaian dan dipastikan hampir rampung.
Dengan hadirnya pasar modern tersebut diharapkan dapat memperluas pilihan tempat berbelanja, meningkatkan kemudahan akses terhadap kebutuhan sehari-hari, serta menghadirkan pelayanan yang nyaman dan terukur. Ditambah ketersediaan produk, jam operasional, serta berbagai program promosi juga menjadi bagian dari dinamika positif dalam perkembangan sektor perdagangan di Lembata.
Kehadiran ritel modern juga memberikan peluang bagi peningkatan aktivitas ekonomi daerah. Seperti lapangan kerja pada bidang pelayanan, kasir, penataan barang, dan pengelolaan operasional gerai.
Kegiatan usaha ini berpotensi mendorong perputaran ekonomi melalui pembayaran upah, belanja operasional, serta kontribusi terhadap penerimaan daerah sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Pemerintah Kabupaten Lembata optimis, investasi akan semakin optimal apabila diikuti dengan penyerapan tenaga kerja lokal, kepatuhan terhadap kewajiban usaha, serta keterlibatan pelaku usaha dan produk lokal dalam rantai pasok. Oleh karena itu, pengembangan investasi perlu ditempatkan dalam kerangka pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
"Pemerintah juga menyadari pentingnya menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ritel modern dan keberlangsungan warung, kios, serta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang selama ini menjadi bagian penting dari perekonomian masyarakat," ujar Bupati Lembata.










