TVRINews. Flores Timur
Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, kembali mengalami erupsi pada Rabu, 22 Juli 2026, pukul 10.29 WITA. Letusan tersebut menghasilkan kolom abu vulkanik setinggi sekitar 1.200 meter di atas puncak atau sekitar 2.784 meter di atas permukaan laut.
Berdasarkan laporan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal dan bergerak condong ke arah utara hingga barat laut. Aktivitas erupsi terekam pada seismograf dengan amplitudo maksimum 29,6 milimeter dan berlangsung selama kurang lebih 3 menit 1 detik.
Meski kembali mengalami erupsi, status aktivitas Gunung Lewotobi Laki-laki masih berada pada Level III (Siaga). PVMBG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan mematuhi seluruh rekomendasi yang telah ditetapkan guna menghindari risiko bencana.
Masyarakat, termasuk wisatawan, dilarang melakukan aktivitas dalam radius 5 kilometer dari pusat erupsi. Warga juga diminta tetap tenang, mengikuti arahan pemerintah daerah, serta tidak mudah mempercayai informasi yang tidak jelas sumbernya.
Selain ancaman erupsi, PVMBG mengingatkan adanya potensi banjir lahar hujan apabila terjadi hujan dengan intensitas tinggi. Wilayah yang perlu meningkatkan kewaspadaan meliputi Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng Jaya, Boru, dan Nawakote, yang berada di sepanjang aliran sungai berhulu di Gunung Lewotobi Laki-laki.
Bagi masyarakat yang terdampak hujan abu vulkanik, penggunaan masker atau penutup hidung dan mulut sangat dianjurkan untuk mengurangi risiko gangguan pada sistem pernapasan akibat paparan abu vulkanik.
PVMBG juga menegaskan bahwa Pemerintah Daerah terus berkoordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Lewotobi Laki-laki di Desa Pululera, Kecamatan Wulanggitang, serta Badan Geologi untuk memantau perkembangan aktivitas gunung secara berkala.
Masyarakat diimbau untuk terus mengikuti informasi resmi yang dikeluarkan oleh PVMBG, BPBD, dan pemerintah daerah sebagai acuan utama dalam menyikapi perkembangan aktivitas vulkanik Gunung Lewotobi Laki-laki.










