TVRINews, NTT
Progres pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Desa Oelnasi, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, telah mencapai 62 persen. Capaian tersebut disampaikan oleh Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis NTT, Istiadi Nugroho, saat ditemui di ruang kerjanya, Senin, 18 Mei 2026.
Ia menjelaskan, saat ini pekerjaan konstruksi terus dikebut dengan target progres mingguan sekitar 8 persen agar pembangunan dapat selesai sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
“Progres pekerjaan sudah mencapai 62 persen, dengan target sekitar 8 persen per minggu. Kami optimistis bisa selesai tepat waktu,” ujarnya.
Istiadi menegaskan bahwa pengawasan proyek dilakukan secara ketat, baik dengan turun langsung ke lapangan maupun melalui pemantauan jarak jauh menggunakan sistem CCTV.
“Setiap hari kami cek langsung ke lokasi. Jika tidak sempat, kami pantau lewat CCTV dari ponsel. Bahkan saat hari libur pun tetap ada petugas piket di lapangan, jadi pekerjaan tidak bisa asal-asalan,” tegasnya.
Pembangunan Sekolah Rakyat ini merupakan bagian dari program yang digagas Presiden Prabowo Subianto sebagai upaya memperluas akses pendidikan, mengurangi kesenjangan, serta memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan gratis dan berkualitas.
Sebelumnya, Istiadi menjelaskan bahwa sekolah ini dirancang mampu menampung hingga 1.080 siswa dari jenjang SD, SMP, hingga SMA.
Fasilitas yang dibangun juga cukup lengkap, mulai dari gedung sekolah, asrama putra dan putri, rumah susun guru, rumah ibadah, gedung serbaguna, kantin, gudang perawatan, TPS, guest house, hingga sarana penunjang seperti rumah genset, rumah pompa, lapangan olahraga, dan gerbang utama.
Dengan kelengkapan tersebut, Sekolah Rakyat diharapkan menjadi pusat pendidikan terpadu yang mampu memberikan akses belajar yang lebih merata bagi masyarakat di wilayah NTT.










