TVRINews, NTT
Meruorah Komodo Labuan Bajo bersama Indonesia Ferry Property (PT IFPRO) dan InJourney Hospitality menyalurkan bantuan tanggap darurat bagi karyawan dan masyarakat yang terdampak bencana alam di Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan tersebut disalurkan melalui program CSR & Employee Relief Program dengan tema Together We Care, Together We Recover pada Jumat dan Sabtu, 21–22 Agustus 2026.
Penyaluran bantuan menyasar dua kelompok utama, yakni keluarga besar Meruorah yang terdampak bencana serta masyarakat di wilayah yang mengalami dampak cukup signifikan dan masih berada dalam kondisi darurat. Tim gabungan menyerahkan bantuan secara langsung ke sejumlah pemukiman warga dan posko pengungsian pascagempa.
Berdasarkan hasil verifikasi tim di lapangan, sejumlah karyawan Meruorah memiliki keluarga yang tempat tinggalnya di wilayah Ruteng dan Manggarai Barat mengalami kerusakan sedang hingga berat akibat bencana. Sebagai bentuk kepedulian perusahaan, manajemen memberikan bantuan dana untuk mendukung pemulihan awal, termasuk membantu perbaikan tempat tinggal dan memenuhi kebutuhan mendesak para korban.
"Bencana alam ini membawa duka bagi kita semua, termasuk keluarga besar Meruorah dan masyarakat sekitar. Melalui semangat " Together We Care, Together We Recover ", aksi ini bukan sekadar penyaluran bantuan materi, melainkan wujud empati mendalam serta komitmen moral InJourney Hospitality, Indonesia Ferry Property dan Meruorah untuk tidak membiarkan saudara-saudara kita berjuang sendirian. Kami berharap dukungan ini dapat menjadi angin segar yang menguatkan moril karyawan dan warga terdampak, serta mempercepat proses pemulihan agar Labuan Bajo dan NTT dapat bangkit Kembali,” ujar Rudy Rudolf H Butar Butar, General Manager Meruorah Komodo Labuan Bajo, Rabu, 26 Agustus 2026.
Selain membantu keluarga karyawan, tim CSR juga bergerak menuju Dusun Fohe, Desa Bangka Jong, Kecamatan Wae Rii. Wilayah tersebut menjadi salah satu lokasi yang terdampak cukup signifikan. Sekitar 33 kepala keluarga (KK) menempati 14 tenda darurat yang terbagi dalam dua titik posko pengungsian.
Untuk meringankan beban warga, tim menyalurkan sejumlah bantuan logistik, antara lain bahan pangan pokok berupa beras, telur, minyak goreng, air mineral, gula, kopi, teh, serta susu formula untuk balita. Bantuan juga mencakup perlengkapan pengungsian berupa tikar dan alas tidur layak pakai. Sementara itu, untuk kebutuhan kesehatan dan sanitasi, warga menerima pembalut wanita, obat-obatan esensial, serta minyak kayu putih.
Seluruh bantuan logistik dan dukungan pemulihan tersebut direalisasikan melalui alokasi dana kepedulian perusahaan senilai puluhan juta rupiah. Melalui program CSR & Employee Relief Program, Meruorah Komodo Labuan Bajo, Indonesia Ferry Property, dan InJourney Hospitality menegaskan komitmennya untuk hadir bersama masyarakat NTT, khususnya dalam menghadapi masa sulit akibat bencana.
Program tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga selama masa tanggap darurat, menguatkan moril para korban, serta mendukung proses pemulihan ekonomi dan psikologis masyarakat terdampak.










