TVRINews, Kefamenanu
Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Romo Kanisius Oki mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kerukunan, keamanan, dan ketertiban di tengah derasnya arus informasi digital.
Ia mengingatkan warga agar tidak mudah percaya, apalagi terprovokasi oleh informasi bohong atau hoaks yang berpotensi memicu perpecahan di tengah kehidupan bermasyarakat.
Menurut Romo Kanisius Oki, persaudaraan, kedamaian, dan keharmonisan yang selama ini terbangun di Kabupaten TTU merupakan modal penting dalam menjaga stabilitas daerah. Karena itu, seluruh elemen masyarakat memiliki tanggung jawab yang sama untuk merawat nilai-nilai kebersamaan tersebut.
“Keberagaman adalah kekuatan bangsa kita. Menjaga ketertiban dan persaudaraan adalah tanggung jawab moral bersama. Jangan sampai ikatan persaudaraan yang selama ini sudah kita bangun dan pelihara dengan baik selama bertahun-tahun rusak hanya karena isu yang belum tentu benar,” tegas Romo Kanisius Oki dalam keterangan resminya, Rabu, 29 Juli 2026.
Ia menilai, maraknya penyebaran informasi provokatif di media sosial menjadi tantangan serius yang perlu diwaspadai. Tidak sedikit narasi yang dikemas menyerupai pemberitaan, namun sejatinya bertujuan memancing emosi dan memecah belah masyarakat.
Karena itu, FKUB TTU mengimbau masyarakat agar selalu bijak dalam menerima informasi dengan tidak mudah terprovokasi oleh berita hoaks, saling menghormati dan menghargai perbedaan, serta terus menjunjung tinggi semangat persaudaraan antarumat beragama.
Romo Kanisius Oki berharap masyarakat TTU tetap menjadi teladan dalam menjaga toleransi dan keharmonisan. Dengan persatuan yang terus terpelihara serta sikap bijak dalam menyaring informasi, kehidupan masyarakat di Nusa Tenggara Timur diharapkan tetap berlangsung aman, damai, harmonis, dan kondusif.









