TVRINews, Nusa Tenggara Timur
Cabang olahraga (cabor) Gateball mulai mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028. Salah satu fokus utama adalah kesiapan venue pertandingan yang direncanakan berlokasi di area Kantor Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Nusa Tenggara Timur (NTT).
Area tersebut dinilai berpotensi menjadi lokasi pertandingan karena telah tersedia empat lapangan Gateball, dengan peluang penambahan dua hingga tiga lapangan untuk mendukung kebutuhan kompetisi.
Technical Delegate (TD) Cabor Gateball PON 2028 NTT, Yuslan, mengatakan rencana penunjukan area Kantor BPJN Kupang sebagai venue pertandingan dapat diterima karena didukung ketersediaan lahan yang memadai.
“Prinsipnya, rencana penunjukan BPJN Kupang sebagai venue Gateball sangat bisa diterima, karena sudah ada empat lapangan yang disiapkan. Tinggal ditambah dua lapangan lagi,” ujar Yuslan dikutip Minggu, 18 Oktober 2026.
Menurutnya, penambahan lapangan sangat memungkinkan dilakukan karena ketersediaan lahan di kawasan tersebut cukup memadai. Namun, masih diperlukan sejumlah pekerjaan pendukung, antara lain penanaman rumput, pembangunan tribun penonton, serta penyediaan toilet dalam jumlah yang cukup.
Ia berharap lapangan pertandingan sudah tersedia pada 2027 agar persiapan menuju PON 2028 dapat berjalan lebih optimal.
Siapkan 44 Atlet untuk 11 Kategori
Secara terpisah, Ketua Umum Gateball NTT, Benyamin Nahak, yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas PUPR Provinsi NTT, menjelaskan bahwa terdapat 11 kategori pertandingan yang akan diikuti dalam PON XXII Tahun 2028.
"Kategori tersebut meliputi beregu putra, beregu putri, beregu campuran, triple putra, triple putri, triple campuran, double putra, double putri, double campuran, single putra, dan single putri," ungkap Nahak.
Lanjut dia, untuk menghadapi seluruh kategori tersebut, Gateball NTT mempersiapkan 44 atlet, terdiri atas 23 atlet putra dan 21 atlet putri.
Para atlet menjalani latihan rutin setiap hari. Selain itu, pertandingan internal juga dilaksanakan secara berkala, yakni sekali dalam sepekan, untuk mengukur kemampuan atlet pada masing-masing kategori.
Saat ini, kegiatan latihan masih memanfaatkan lapangan Gateball milik Balai Wilayah Sungai (BWS) Nusa Tenggara II di Kelapa Lima, tepatnya di halaman Kantor P2AT Wali Kota Kupang.
Anggaran Venue Rp1,5 Miliar, Target Tiga Emas
Wakil Ketua Gateball NTT Erasmus Jogo mengatakan, persiapan venue membutuhkan dukungan anggaran sekitar Rp1,5 miliar untuk perbaikan tujuh lapangan Gateball yang direncanakan berada di area Kantor BPJN NTT.
"Untuk kebutuhan anggaran persiapan penyelesaian lapangan Gateball, Kebutuhan untuk perbaikan lapangan, kira-kira Rp1,5 M sebanyak tujuh lapangan Gateball," ucap Erasmus kepada tvrinews.com.
Selain mempersiapkan venue pertandingan, Gateball NTT juga menargetkan pembangunan pusat latihan terpusat dengan menyiapkan dua lapangan di area Kantor Gubernur NTT, Naikolan, Kota Kupang.
Erasmus menegaskan, Gateball NTT menargetkan tiga medali emas dari ajang olahraga nasional tersebut.
Dengan persiapan venue, pemenuhan kebutuhan fasilitas, serta pembinaan 44 atlet yang telah berjalan, Gateball NTT berupaya memaksimalkan peluang meraih prestasi pada PON XXII Tahun 2028.










