TVRINews, Flores Timur
Pemerintah Kabupaten Flores Timur (Pemkab Flotim) optimistis menjadi tuan rumah turnamen sepak bola Eltari Memorial Cup (ETMC) 2026. Berbagai persiapan mulai dilakukan demi menyukseskan ajang bergengsi yang dinantikan pecinta sepak bola di seluruh wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) tersebut.
Persiapan ETMC dibahas dalam rapat yang digelar di ruang kerja Bupati Flores Timur, Rabu, 10 Juni 2026. Dalam rapat itu disepakati Wakil Bupati Flores Timur, Ignasius Boli Uran, ditunjuk sebagai Ketua Panitia ETMC Flores Timur 2026.
Sementara itu, susunan lengkap kepanitiaan masih dalam tahap finalisasi setelah menerima masukan dari Sekretaris Daerah dan peserta rapat. Struktur panitia akan diumumkan pada rapat perdana panitia ETMC Flores Timur.
Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Flores Timur, Yitno Wada, memaparkan sejumlah kebutuhan penting yang harus dipersiapkan menjelang pelaksanaan turnamen pada November 2026. Beberapa aspek yang menjadi perhatian di antaranya kesiapan lapangan pertandingan, penginapan, akses transportasi, keamanan, hingga fasilitas kuliner bagi tim dan suporter dari luar daerah.
“Untuk lapangan yang akan digunakan selama ETMC, akan diupayakan sejumlah lokasi yakni Lapangan Gawerato, Ile Mandiri, dan Ape Buan. Ketiga lapangan tersebut mungkin masih memiliki banyak kekurangan, tetapi dengan waktu persiapan kurang lebih lima bulan, saya optimistis semuanya bisa dipersiapkan dengan baik,” ujar Yitno.
Menanggapi hal itu, Bupati Flores Timur Doni Dihen meminta seluruh panitia bekerja maksimal meski di tengah berbagai keterbatasan. Ia menegaskan pelaksanaan ETMC harus berjalan baik dan profesional, serta tidak terkesan dipaksakan.
Babak penyisihan ETMC 2026 direncanakan menggunakan dua lapangan di Kota Larantuka, sedangkan pertandingan babak 16 besar akan digelar di Lapangan Sepak Bola Ape Buan.
Rapat persiapan tersebut turut dihadiri Sekda Flores Timur Petrus Pedo Maran, Staf Ahli Bupati Sri Ardi Rahayu, Asisten Sekda Badaruddin, Kadis Kominfo Silvester Kabelen, Kepala BKAD Ferdinandus Ama Bolen, Sekdis PKO Simon Soge, Sekdis Kesehatan Stef Lamabelawa, serta Kabag Kesra Sudirman Kia.










