TVRINews. Kota Kupang
Aspirasi masyarakat terkait minimnya penerangan di sejumlah ruas jalan yang dinilai rawan terjadi tindak kejahatan pada malam hari mendapat respons cepat dari DPRD Kota Kupang.
Anggota Komisi III DPRD Kota Kupang, Dicky Tallo, saat dimintai keterangan pada Senin, 7 September 2026, mengatakan pihaknya bergerak cepat menindaklanjuti aspirasi masyarakat Kelurahan Manutapen terkait kebutuhan penerangan di sejumlah titik.
Beberapa lokasi yang menjadi perhatian di antaranya Jalan Cek Dam 1 dan jalan pintas di sekitar area Pekuburan Pal Satu. Kondisi yang minim penerangan di kawasan tersebut sebelumnya membuat masyarakat merasa kurang nyaman dan waspada ketika melintas pada malam hari.
Dicky menjelaskan, pemasangan penerangan jalan umum atau PJU tersebut bersumber dari APBD Kota Kupang. Khusus Kelurahan Manutapen, terdapat lima titik yang mendapatkan pemasangan lampu.
PJU yang dipasang diharapkan dapat memberikan penerangan pada malam hari sekaligus membantu masyarakat yang beraktivitas maupun melintas di kawasan tersebut.
Menurut Dicky, penerangan ini merupakan bagian dari upaya memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, khususnya pengguna jalan yang melintas pada malam hari.
Ia berharap keberadaan lampu PJU tersebut dapat membantu masyarakat sekaligus mengurangi potensi terjadinya tindak kejahatan di lokasi-lokasi yang sebelumnya minim penerangan.
Dicky juga mengingatkan masyarakat agar bersama-sama menjaga fasilitas yang telah dibangun pemerintah tersebut. Ia mengimbau agar tidak ada pihak yang merusak lampu jalan tersebut.
“Ini fasilitas untuk kepentingan masyarakat. Karena itu, mari kita sama-sama menjaga dan merawatnya agar bisa dimanfaatkan dalam waktu yang panjang,” ujarnya, Senin, 7 September 2026.
Sementara itu, Hendro, salah seorang warga yang tinggal di sekitar kawasan Pekuburan Pal Satu, menyampaikan apresiasi atas langkah cepat yang dilakukan dalam merespons kebutuhan masyarakat.
Menurut Hendro, pemasangan lampu penerangan tersebut merupakan bentuk nyata perhatian terhadap kondisi lingkungan dan keamanan warga. Terlebih sudah puluhan tahun daerah dekat pekuburan Pal Satu gelap tanpa penerangan.
Ia berharap penerangan yang telah dipasang dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat yang melintas, terutama pada malam hari.
“Kami berterima kasih karena aspirasi masyarakat langsung direspons. Ini merupakan kerja nyata dan sangat membantu masyarakat, khususnya warga yang sering melintas di kawasan ini pada malam hari,” kata Hendro.
Warga pun diharapkan ikut menjaga keberadaan fasilitas tersebut agar lampu PJU dapat terus berfungsi dan memberikan manfaat bagi masyarakat dalam jangka panjang.










