TVRINews – NTT
Aksi Tanggap Darurat Pekerja PLN Ringankan Beban Pengungsi Ngada dan Nagekeo
Badan usaha milik negara sektor kelistrikan kembali menunjukkan kehadiran nyata di tengah krisis kemanusiaan. Serikat Pekerja PT PLN (Persero) melalui Dewan Pimpinan Daerah Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur menyalurkan seratus paket kebutuhan pokok bagi warga terdampak bencana alam di Kabupaten Ngada dan Kabupaten Nagekeo.
Distribusi logistik darurat ini menyasar tiga titik posko pengungsian utama yang mengalami dampak terparah di Pulau Flores. Sebanyak 22 paket diserahkan kepada Posko Masjid Al-Arqam di Desa Tado Tengah, 33 paket dialokasikan untuk Posko Dusun Tadho Dua, serta 45 paket diserahkan langsung di Kelurahan Nangaroro, Kabupaten Nagekeo.
Wilayah Nangaroro sendiri mencatat angka pengungsian yang signifikan. Sebanyak 1.191 jiwa dari total 2.560 warga terdampak kini bertahan di 21 posko tingkat rukun tetangga, menyusul puluhan rumah yang mengalami kerusakan berat hingga ringan akibat bencana tersebut.
General Manager PLN UIW NTT, F. Eko Sulistiyono, menyatakan bahwa misi kemanusiaan ini merefleksikan komitmen moral perusahaan untuk senantiasa mendampingi masyarakat, melampaui fungsi utama penyediaan pasokan energi listrik.
"Kami dari keluarga besar PLN turut merasakan duka dan prihatin yang mendalam atas musibah yang menimpa saudara-saudara kita di Ngada dan Nagekeo. Bantuan ini adalah komitmen nyata bahwa PLN hadir bersama masyarakat di masa-masa sulit. Semoga bantuan sembako ini dapat meringankan beban pemenuhan kebutuhan pokok sehari-hari di lokasi pengungsian," ujar F. Eko Sulistiyono dikutip Sabtu 23 Agustus 2026.
Inisiatif tersebut lahir dari solidaritas kolektif para pegawai PLN di seluruh penjuru tanah air. Ketua DPD Serikat Pekerja PLN UIW NTT, Bernilius Ria, menjelaskan bahwa penggalangan sumber daya ini digerakkan oleh kepedulian mendalam terhadap kondisi darurat di lapangan.

(Penyerahan bantuan sembako SP PLN kepada warga Dusun Tado Tengah, Kecamatan Riung, Kabupaten Ngada oleh Ketua DPD SP PLN Bernilius Ria (Rompi merah) kepada Kepala Dusun Tado Tengah, Andi Sergawi (Baju biru).)
"Bantuan ini merupakan wujud empati dan solidaritas dari seluruh pegiat Serikat Pekerja PLN Se-Indonesia. Kami berharap uluran tangan ini bermanfaat dan memberikan kekuatan moril serta semangat gotong royong bagi warga untuk segera bangkit dari masa tanggap darurat," ungkap Bernilius Ria.
Respons cepat dari korporasi dan serikat pekerja ini disambut baik oleh aparat setempat. Kepala Dusun Tadho Dua, Andi Sergawi, menyampaikan apresiasi atas pasokan logistik yang tiba tepat waktu guna menopang kebutuhan harian para penyintas.
"Terima kasih banyak atas kepedulian Serikat Pekerja PLN yang telah menyalurkan bantuan makanan dan minuman bagi kami di posko pengungsian. Bantuan ini sangat berarti bagi warga yang sedang bertahan di tengah situasi darurat ini," tutur Andi.
Melalui langkah tanggap darurat ini, sinergi antara unsur ketenagalistrikan, pemerintah daerah, dan komunitas lokal diharapkan mampu mempercepat proses pemulihan sosial serta mengembalikan stabilitas kehidupan warga di kawasan Flores pascabencana.










